Latest Post

Kisi kisi Lomba Ketrampilan Siswa (LKS) SMK Nasional untuk IT Network Suport

| Selasa, 25 Februari 2014
Baca selengkapnya »

Kabar Gembira bagi anak-anak TKJ  Lomba Ketrampilan Siswa (LKS) SMK 2013 segera dilaksanakan semua berharap menyiapkan diri, yang mau menghadapi Lomba Ketrampilan Siswa (LKS) SMK 2013 yang merupakan ajang yang paling keren dan banyak menguras otak dan tenaga, disini akan dipaparkan sedikit tentang Kisi-Kisi kisi Lomba Ketrampilan Siswa (LKS) SMK Nasional untuk IT Network Suport.

Ruang Lingkup Materi Lomba

Hari 1:
Peserta lomba diminta untuk membuat sistem jaringan seperti yang ditunjukkan pada gambar 1 di bawah ini.



Gambar 1. Topologi Jaringan Hari-1

Dari bentuk gambar di atas, setiap peserta lomba harus melakukan beberapa hal sebagai berikut:

1.      Instalasi Sistem Operasi untuk PC Router menggunakan linux debian 6.0 dan konfigurasinya
2.      Instalasi Sistem Operasi untuk Laptop Client menggunakan Windows 7 dan konfigurasinya
3.      Pengkabelan:
·         Pembuatan kabel straighthrough
·         Pembuatan kabel crossthrough
4.      Instalasi dan konfigurasi wireless access point
5.      Konfigurasi PC Router, menghubungkan client dengan internet melalui PC router
6.      Konfigurasi jaringan: menghubungkan PC admin, PC router, access point, dan laptop client
7.      Instalasi dan konfigurasi server DHCP
8.      Instalasi dan konfigurasi server Telnet
9.      Instalasi dan konfigurasi SSH dan server FTP
10.  Time Synchronization NTP

Peserta diberi waktu sebanyak  6 jam untuk menyelesaikan soal-soal lomba. Tidak tertutup kemungkinan peserta dapat menyelesaikannya dalam waktu kurang dari waktu yang disediakan.
Hari 2:
Peserta lomba diminta untuk membuat sistem jaringan seperti yang ditunjukkan pada gambar 2 di bawah ini.



Gambar 2. Topologi Jaringan Hari-2

Dari bentuk gambar di atas, setiap peserta lomba harus melakukan beberapa hal sebagai berikut:
1.      Instalasi Sistem Operasi untuk PC Server dan konfigurasinya
2.      Instalasi Jaringan: menghubungkan PC admin, PC router, PC server, access point, dan laptop client
3.      Instalasi dan konfigurasi firewall
4.      Instalasi dan konfigurasi server DNS
5.      Instalasi dan konfigurasi server HTTP
6.      Instalasi dan konfigurasi mail server beserta aplikasi webmail
7.      Instalasi dan konfigurasi server proxy
8.      Instalasi dan konfigurasi sistem monitoring
9.      Instalasi dan konfigurasi network file sharing (NFS)

Peserta diberi waktu sebanyak 6 jam untuk menyelesaikan soal-soal lomba. Tidak tertutup kemungkinan peserta dapat menyelesaikannya dalam waktu kurang dari waktu yang disediakan.

Materi Yang Harus Dipersiapkan Oleh Peserta:
1.      Pengkabelan
2.      Subnetting
3.      Linux debian dan proses instalasi aplikasi
4.      Instalasi dan konfigurasi layanan (service) jaringan
5.      Keamanan jaringan

Kisi kisi Lomba Ketrampilan Siswa (LKS) SMK Nasional untuk IT Network Suport

Posted by : wahyuderea on :Selasa, 25 Februari 2014 With 0komentar

Konfigurasi PC Router Pada Linux Debian

|
Baca selengkapnya »
Router adalah perangkat yang digunakan sebagai penghubung antar dua atau lebih jaringan (network) untuk meneruskan paket data dari satu jaringan ke jaringan lainnya. Sedangkan PC Router merupakan Router yang di buat dari sebuah  PC yang dijadikan sebagai Fungsi Router yang dijanlakan dengan sistem operasi dan kebanyakan sistem operasi yang digunakan adalah berbasis OS (Operation System) Linux sehingga biasa di sebut Linux Based Router.
Nah..., pada artikel kali ini kita akan membahas bagaimana cara membuat sebuah PC Router menggunakan Linux Debian seperti gambar topology di bawah ini.

debian PC router
Peralatan yang dibutuhkan adalah :
- 4 unit PC, 3 unit client terdiri dari OS linux, windows dan 1 unit untuk PC Router dari Linux Debian
- 1 Lan Card dipasang pada masing PC client , sedangkan pada PC Router dibutuhkan 2 Lan Card.
- 2 buah kabel UTP yang terhubung secara cross, masing-masing minimal panjanganya 2 meter (sesuaikan)
Baiklah langsung saja kita masuk kebagian cara "konfigurasi Routing Static Pada Linux Debian". Tahapan-tahapnnya adalah sebagai berikut :
  1. Tahap pertama buka terminal linux Debian anda. Kemudian masuk sebagai root dengan cara mengetikkan perintah
    su
    pada terminal linux Debian anda seperti gambar di bawah ini.
    0
  2. Edit konfigurasi file network interface linux Debian anda, dengan cara mengetikkan perintah
    nano /etc/network/interface
    pada terminal linux anda seperti gambar di bawah ini
    0-1
  3. Aturlah konfigurasi IP Address network interface sesuai kebutuhan anda, pada pembahasan kali ini kita mengggunakaan 3 buah network interface yaitu eth0eth1, dan eth2. Maka untuk memberikan IP Address pada ketiga network interface tersebut secara static dengan cara mengisikan konfigurasi seperti berikut :
    #eth0
    auto eth0
    iface eth0 inet static
    address 192.168.10.1
    netmask 255.255.255.0
    network 192.168.10.0
    broadcast 192.168.10.255
    
    #eth1
    auto eth1
    iface eth1 inet static
    address 192.168.50.1
    netmask 255.255.255.0
    network 192.168.50.0
    broadcast 192.168.50.255
    
    #eth2
    auto eth2
    iafce eth2 inet static
    address 192.168.80.1
    netmask 255.255.255.0
    network 192.168.80.0
    broadcast 192.168.80.255
    Pada terminal linux Debian anda seperti gambar di bawah ini.
    1
  4. Setelah itu save konfigurasi file interface tersebut dengan menekan tombol ctrl  dengan nama yang sama, seperti gambar di bawah ini.
    2
  5. Untuk mengaktifkan konfigurasi IP Address pada masing network interface yang telah kita atur tadi. Maka restart terlbih dahulu service networking dengan cara mengetikkan perintah
    /etc/init.d/networking restart
    pada terminal linux Debian anda seperti gambar di bawah ini.
    3
  6. Ceklah konfigurasi ke tiga interface yang telah anda setting tadi dengan cara mengetikkan perintah
    ifconfig eth0 && ifconfig eth1 && ifconfig eth1
    pada terminal linux Debian seperti gambar di bawah ini.
    4
  7. Lihat konfigurasi routing table yang telah diterapkan dengan mengetikkan perintah
    router -n
    pada terminal linux Debian anda seperti gambar di bawah ini.
    4-1
  8. Untuk melewatkan paket IP Address yang berbeda network pada setiap interface jaringan dari satu port ke port lain. Maka service ip forwading perlu di atur. File konfigurasinya terletak pada directory /proc/sys/net/ipv4 dengan mengetikkan perintah
    nano /proc/sys/net/ipv4/ip_forward
    pada terminal linux Debian anda seperti gambar di bawah ini.
    5
  9. Isikan nilai "1" , kemudian save konfigurasinya seperti gambar di bawah ini.
    6
  10. Untuk mencek nilai konfigurasi file ip_forward yang telah di setting tadi maka ketikkan perintah
    cat /proc/sys/net/ipv4/ip_forward
    pada terminal linux Debian anda seperti gambar di bawah ini.
    7
  11. Untuk mengaktifkan service ip forwarding yang telah di setting tadi maka ketikkan perintah
    sysctl -p
    pada terminal linux Debian anda seperti gambar di bawah ini.
    7-1
  12. Konfigurasi IP Address pada network interface client 1 Linux Ubuntu adalah :
    #interface eth0
    auto eth0
    iface eth0 inet static
    address 192.168.10.2
    netmask 255.255.255.0
    network 192.168.10.0
    broadcast 192.168.10.255
    gateway 192.168.10.1
    Seperti pada gambar di bawah ini.
    interface client 1
  13. Konfigurasi IP Address pada network interface client 2 yaitu windows XP seperti gambar berikut.
    interface client 2
  14. Berikut settingan IP address untuk network interface client 3 yaitu Linux CentOS.
    interface client 3
  15. Melakukan pengujian koneksi dari Linux Debian PC Router kepada ketiga client dengan cara melakukan "ping" terhadap masing-masing IP Address client seperti gambar di bawah ini.
    test ping ke client 1,2, & 3
  16. Pengujian koneksi dari client 1 (linux Ubuntu) ke client 2 (windows XP), kemudian ke client 3 (Linux CentOS) yang mempunyai network yang berbeda dengan cara "ping" terhadap IP Address nya masing-masing seperti gambar di bawah ini.
    uji koneksi dari client 1 ke client 2 & client 3 (ping)
  17. Melakukan pengujian koneksi jaringan dengan cara "ping" dari client 2 (Windows XP) ke client 1 (Linux Ubuntu), selanjutnya ke client 3 (linux CentOS) seperti gambar di bawah ini.
    uji koneksi dari client 2 ke client 1 & client 3 (ping)
  18. Kemudian melakukan pengujian koneksi jaringan dengan cara "ping" dari client 3 (linux CentOS) ke client 1 (Linux Ubuntu), selanjutnya ke client 2 (Windows XP) seperti gambar di bawah ini.uji koneksi dari client 3 ke client 1 & client 2 (ping)
Sekian dulu pembahasan mengenai "Cara Konfigurasi  PC Router Pada Linux Debian". Untuk pembahasan konfigurasi lainnya akan di bahas pada artikel selanjutnya. 

Konfigurasi PC Router Pada Linux Debian

Posted by : wahyuderea on : With 0komentar

Instalasi dan Konfigurasi DNS Pada Debian 6

|
Baca selengkapnya »

Langkah-langkahnya sebagai berikut: 



1. Masuk ke system operasi Linux Debian 6
2. Kemudian masukkan DVD Debian , karena semua paket software debian terdapat pada DVD atau agan dapat mendownload softwarenya melalui website debian, klik disini


3. Pilih Application -> Accessories -> Root Terminal

4. Masukkan Root Password
5. Tekan enter


6. Muncul tampilan terminal


7. Langsung agan ketikkan apt-cdrom add

8. Setelah berhasil membaca dvd debian 6


9. Agan ketikkan apt-get install bind9


10. Ketik y

11. Agan ketikkan nano /etc/bind/db.local


12. Tampilan awal dari file db.local


13. Ganti nama localhost menjadi nama domain yang agan miliki, edit dan tambahkan beberapa script diantaranya: server, www, ftp, mail, proxy. Sesuaikan juga nomor IP yang agan gunakan
14. Tekan ctrl+x
ia ViewerAd Options

15. Ketik y


16. Tekan enter


17. Agan ketikkan nano /etc/bind/db.127
18. Tampilan awal dari file db.127


19. Ganti nama localhost menjadi nama domain yang agan miliki, sesuaikan juga nomor IP yang agan gunakan
20. Tekan ctrl+x


21. Ketik y


22. Tekan enter


23. Agan ketikkan lagi nano /etc/bind/named.conf.local


24. Tampilan awal dari file named.conf.local


25. Tambahkan script seperti pada gambar di atas, ganti nama localhost menjadi nama domain yang agan miliki, sesuaikan juga nomor IP yang agan gunakan
26. Tekan ctrl+x


27. Ketik y


28. Tekan enter


29. Langkah selanjutnya agan ketikkan lagi nano/etc/resolv.conf


30. Tampilan awal dari file resolv.conf


31. Tambahkan script dengan mengetikkan domain bkj-tutorial.blogspot.comnameserver202.134.1.10, nameserver 202.134.0.155. bkj-tutorial.blogspot.com dapat diganti dengan domain yang agan miliki202.134.1.10 dan 0.155 adalah nameserver dari telkom.Sesuaikan juga nomor IP yang agan gunakan 
32. Tekan ctrl+x


33. Ketik y


34. Tekan enter


35. Untuk langkah terakhir restart paket bind9 dengan mengetikkan /etc/init.d/bind9 restart


36. Restart berhasil


37. Lakukan perintah ping untuk mengecek DNS kita dengan mengetikkan ping bkj-tutorial.blogspot.combkj-tutorial.blogspot.com diganti dengan domain yang agan miliki


38. Jika berhasil maka muncul pesan 64 bytes from...dst, untuk menghentikan perintah ping yang muncul terus tekan ctrl+c


39. Apabila ingin melihat DNS yang  kita miliki ketik nslookup bkj-tutorial.blogspot.com,bkj-tutorial.blogspot.com diganti dengan domain yang agan miliki


40. Hasil dari perintah nslookup tadi dan kita telah berhasil menginstall dan mengkonfigurasi DNS.

Instalasi dan Konfigurasi DNS Pada Debian 6

Posted by : wahyuderea on : With 0komentar
Next Prev
▲Top▲